10 Manfaat Buah Melon bagi Kesehatan Tubuh

Beberapa manfaat buah melon bagi kesehatan tubuh adalah bisa membantu diet bagi mereka yang berusaha untuk menuruntkan berat badan, meningkatkan sistem imunitas (kekebalan tubuh), mencegah beberapa jenis kanker yang mematikan, memelihara kesehatan indera penglihatan, memperbaiki dan melancarkan sistem pencernaan tubuh, menjaga kesehatan jantung, kadar air yang tinggi pada melon dapat mencegah dehidrasi, mencegah darah tinggi, dan melindungi kita dari diabetes.
Buah melon termasuk buah yang setiap hari ada dan mudah kita temukan. Harganyapun sangat terjangkau, lebih mahal sedikit dari buah semangka. Buah melon diyakini berasal dari negeri Bollywod, India. Buah melon merupakan buah yang kaya air, rasanya manis, dan menyegarkan. Melon termasuk rendah kalori yakni dalam satu porsi 1 cangkir melon hanya terkandung 64 kalori. Melon kaya dengan vitamin dan mineral. Melon tidak mengandung lemak bahkan lemak jenuh, jadi sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. manfaat buah melon bagi kesehatan
Nutrisi yang terkandung dalam buah melon
Vitamin C
Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang menjaga tubuh kita dari berbagai radikal bebas. Selain itu vitamin C berfungsi sebagai pemeliharaan dan pertumbuhan jaringan di dalam tubuh kita. Misalnya dalam proses penyembuhan luka dan perbaikan tulang rawan, tulang dan gigi. Kebutuhan vitamin C perhari tiap orang dewasa adalah 90 mg. Satu cangkir melon sudah mengandung 30 mg vitamin C. Jadi cukup konsumsi 3 cangkir melon sudah mencukupi kebutuhan vitamin C kita tiap hari.
Vitamin A
Vitamin A ini berperan penting dalam kesehatan tulang, membran mukosa, kulit, penglihatan, dan kesehatan gigi. Tiap satu cangkir melon sudah mencukupi 25 persen dari kebutuhan vitamin A kita tiap hari.
Kalium
Fungsi dari kalium adalah menjaga kesehatan jantung. Melon juga sangat baik dikonsumsi begi mereka yang mempunyai darah tinggi karena kalium akan menurunkan tekanan darah menjadi normal. Buah melon tinggi kalium. Satu cangkir melon mengandung 473 kalium.
Likopen
Likopen berfungsi sebagai pemeliharaan dan pencegah kerusakan sel tubuh. Likopen juga berfungsi untuk mencegah terjadinya pertumbuhan sel yang tidak terkendali (terjadinya kanker). Satu cangkir melon mengandung 9-13 mg likopen.
Berikut beberapa manfaat buah melon bagi kesehatan tubuh:
 
1. Buah melon menegah asma
Resiko asma lebih rendah bagi mereka yang sering mengkonsumsi buah melon. Salah satu nutrisi pada melon terdapat beda karoten. Beta karoten juga ditemukan pada buah maupun sayur yang berwarna orange dan kuning seperti pada wortel, labu, dan sayuran hijau lainnya seperti kangkung dan bayam. Vitamin C pada melon bisa melindungi tubuh dari asma.
2. Buah melon mencegah darah tinggi dan serangan jantung
Darah tinggi erat sekali dengan serangan jantung. Semakin tinggi tekanan darah, maka kerja jantung akan semakin berat sehingga lama-kelamaan jantung mengalami gangguan. Buah melon tinggi dengan serat, vitamin C, dan kalium. Zat tersebut berperan dalam melancarkan peredaran darah dan bisa menormalkan tekanan darah. Konsumsi buah melon setiap pagi bisa membantu Anda mencegah darah tinggi dan serangan jantung. Makanan lainnya yang tinggi kalium adalah jeruk, tomat, nanas, pisang, dan bayam. Kalium juga melindungi kehilangan massa otot, menjaga kepadatan tulang, dan menurunkan resiko stroke.
3. Buah melon mencegah kanker
Buah melon kaya dengan beta karoten. Rutin mengkonsumsi melon bisa mencegah seorang pria dari kanker prostat. Studi penelitian dari Harvard School of Public Health Department, melon bisa mencegah perkembangan kanker usus.
4. Buah melon melancarkan pencernaan
Buah melon kaya dengan serat dan kadar air yang tinggi sehingga dapat mencegah sembelit dan kotoran yang ada di alam usus bisa terbuang melalui feses dengan lancar. Cukup konsumsi 2 iris melon sudah bisa membantu Anda terhindar dari masalah sembelit.
5. Buah melon mencegah dehidrasi
Kadar air yang tinggi dan kandungan elektrolit pada melon bisa mencegah Anda dari dehidrasi.
6. Buah melon mencegah peradangan
Buah melon kaya dengan kolin. Kolin berperan penting dalam gerakan otot, saat kita tidur, dan konsentrasi saat kita bekerja maupun belajar. Kolin juga beperan dalam mempertahankan struktur membran sel, membantu menyerapan lemak dan membantu transmisi impuls saraf.
7. Buah melon menjaga kesehatan kulit dan rambut
Kandungan vitamin A yang tinggi pada meon bisa menjadikan rambut dan kulit Anda tetap sehat. Vitamin A ini juga diperlukan untuk proses pertumbuah pada jaringan tubuh yang termasuk jaringan rambut dan jaringan kulit.
Terpenuhinya kebutuhan vitamin C tiap harinya bisa membangun dan memelihara kolagen yang bisa membuat Anda tetap awet muda. Anda di rumah juga bisa menjadikan melon sebagai kondisioner rambut. Caranya adalah melon diblender bersama dengan buah alpokat. Setelah halus oleskan pada rambu selama 15 menit. Nutrisi pada melon dan alpukat akan menjaga kelembapan rambut dan rambu akan terlihat bersinar.
8. Buah melon dapat mencegah diabetes
Kandungan pektin pada melon dapat membantu mencegah diabetes. Pektin dapat mengatur pelepasan glukosa ke dalam aliran darah dari gula yang sederhana menjadi karbohidrat.
9. Buah melon menjaga daya tahan tubuh
Buah melon kaya dengan vitamin C dan vitamin A. Vitamin C berperan dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit (antioksidan). Melon juga mengandung bioflavonoid dan karotenoid yang bisa menetralisir radikal bebas yan bisa menebabkan kanker. Buah melon mengandung senyawa organik yang bisa mencegah kanker paru-paru, kanker usus, kanker mulut, dan kanker payudara.
10. Buah melon sangat baik untuk ibu hamil
Buah melon baik untuk wanita hamil karena mengandung nutrisi yang penting diperlukan selama kehamilan. Nutrisi yang terkadung di dalam melon adalah kalsium, vitamin A, C, dan B1, zat besi fosfor, karotenoid, dan antikoagulan. Rutin mengkonsumsi melon setiap pagi bisa membantu Anda meringankan ketidaknyamanan yang datang saat hamil. Ini akan mengurangi rasa mual dan morning sick pada hamil trimester pertama. Buah melon akan berdampak positif bagi janin karena membantu dalam perkembangan otak, otot, sistem kekebalan tubuh, dan penglihatan.