Cara memasak sayuran yang benar agar vitamin tidak hilang

Cara memasak sayuran yang benar agar vitamin tidak hilang ini saya kutip dari vemale. Sayang banget kalau kita memasak sayuran tapi kandungan gizinya nol. Itu sama aja nanti jadi sampah di usus kita lho. Lha iya jadi sampah karena sayuran itu sudah tidak ada apa-apanya lagi. Semua kandungannya sudah hilang karena panas api dan minyak. Yang ada hanya terasa kenyang saja.

Yuk langsung saja berikut tips memasak sayuran yang benar.

  1. Memasak sayuran dengan cara di tumis

Contoh memasak sayuran yang ditumis adalah brokoli, wortel, buncis, kangkung, kacang panjang, dan lainnya. Kandungan vitamin dan mineral seperti karotenoid ini akan mudah hilang jika dimasak sampai matang atau lama. Ketika menumis pun sebaiknya setengah matang agar vitaminnya tetap terjaga.

cara memasak sayuran yang benar

menumis sayuran setengah matang

  1. Jangan terlalu banyak minyak

Ketika sista menumis sayuran, sebaiknya jangan terlalu banyak minyak. Cukup memakai minyak yang diperlukan saja. Hal ini bertujuan agar sayuran yang kita tumis tetap hijau dan tidak kering dan layu.

  1. Biarkan bawang putih selama 15 menit

Ada sebuah studi yang menyarankan bahwa setelah kita mencincang bawang putih sebaiknya dibiarkan selama 15 menis agar senyawa yang ada di bawang putih dapat keluar yang bermanfaat untuk melawan kanker.

  1. Memotong sayuran jangan terlalu kecil

Efek buruk ketika memotong sayuran yang kecil akan berdampak buruk bagi kandungan vitamin di dalamnya. Untuk mengurangi hal demikian, sebaiknya kita memotong sayuran dalam ukuran yang besar.

  1. Memasak kentang dengan kulitnya

Ketika memasak atau mengukus kentang, sebaiknya dengan kulitnya. Sebelumnya dicuci bersih dahulu baru di kukus. Ini bertujuan vitamin C yang ada pada kentang tetap terjaga. Agar kentang lebih cepat matang, tutup rapat tutup pancinya.

Oke sista… itulah 5 tips memasak yang benar agar vitaminnya tidak hilang. Selamat mencoba

Cara memasak sayuran yang benar agar vitamin tidak hilang | admin | 4.5