MPASI Sehat untuk Si Buah Tercinta

MPASI Sehat untuk Si Buah Tercinta. Yey…menjadi ibu itu sungguh anugerah Allah SWT yang sangat sangat luar biasa ya bunda sista. Merawat buah hati dengan benar, menyayangi tanpa mengenal pamrih. Sudah menjadi kewajiban setiap ibu dimanapun berada untuk menjaga buah hati dengan tepat, memfasilitasi sesuai dengan usianya. Begitu buanyak artikel dan bacaan-bacaan mengenai parenting saya rasa, jadi pada kesempatan ini saya ngga akan berbicara panjang lebar mengenai kiat-kita mendidik anak yang benar dan ideal. Karena setelah di lapangan, banyak yang tidak sesuai dengan ‘teori’ yang mungkin sudah begitu banyak dipelajari bahkan sebelum punya suami malahann (#kalo ini saya yang mengalami sendiri qqqq), tapi kok ngga bisa seperti itu? Salahkah kita dalam mendidik anak? Kok hasilnya tidak seperti yang lainnya? Ada apakah?

Jawabannya tidak bunda sista, anda tidak salah. Menjadi seorang ibu itu merupakan keinginan hampir setiap wanita saya rasa. Jangan pernah membandingkan hasilnya dengan buah hati yang lainnya. Ingat setiap anak mempunyai tumbu kembang sendiri, tergantung asupan yang diterimanya (#ini yang nanti akan saya bahas mengenai asupan MPASI sesuai dengan food combining).

Sebelumnya saya akan bercerita tentang pengalaman saya menjadi ibu untuk pertamakalinya dan saya sangat bersyukur sekali pada Allah diberi amanah sampai saat ini. Saya menikah di usia yang terbilang pas yakni 24 tahun (#padahal dari dulu pengen banget menikah di usia 22 tahun atau setelah lulus kuliah sarjana :P), kebetulan selisih setahun dengan suami (#dari dulu emang lebih suka yang lebih tua :P, jadi ini pas banget kan #sedikit maksa), tanggal 23 Januari 2015 merupakan hari yang saklar waktu itu, hari jumat jam 8 pagi, saya sudah sah menjadi seorang istri dari seorang laki-laki yang luar biasa (#ini misua saya mesti ngakak), mulai dari hari itu juga kehidupan saya jelas berubah (#yang tadi tidurnya sendirian jadi ada temannya:P #uhukk), selanjutnya sebulan kemudian saya dititipi amanah oleh Allah SWT , alhamdulilahirobbil alamin, sungguh kado yang terindah.

Benar-benar luar biasa proses kehamilan itu. Saya tidak akan menceritakan selama kehamilan di sini, mungkin di kesempatan berikutnya saja. Yang akan saya tekankan di sini adalah apa saja yang saya makan selama hamil. Kebetulan sebelum hamil saya melakukan food combining ato yang sering disebut FC (efceh). Apa itu FC? Huhuu,,,sabar nanti saya jelaskan lebih detail pada bab seirkutnyahh (#ceilee kaya skripsi saja). Selama hamil saya ngga minum vitamin-vitamin kehamilan, apalagi susu kehamilan (salah satu juklak FC), kenaikan BB saya hanya 10 kg (dan itu ideal, alhamdulilah), dan yang bikin saya senang, BB bayi saat lahir cukup mengesankan, 3,6 kg, montok sehat dan nangisnya keras bangettt.baby MAira

Pada hari Jumat barokah 20 November 2015, lahirlah malaikat kecilku yang bernama Humaira Khansa (Mai), dan dia sangat-sangat merubah hidupku menjadi lebih bermakna. di atas adalah foto sesaat 30 menit setelah Mai melihat ke dunia (such a lovely baby girl).

Mulai saat itu juga saya mencoba belajar menjadi ibu yang berguna (#uhuk) untuk Mai. Mulai dari belajar pengalaman ibu saya, dari hasil belajar sana sini, alhamdulilah saya tidak mengalami yang namanya sindrom beken yang bernama ‘baby blues’, karena dukungan semua terutama lelaki terhebatku setelah bapak (#sumpah pas ngetik ini pengen banget ngelap ingus). Mai juga alhamdulilah asi eksusif selama 6 bulan (top km nak, ibu makin sayang kamu). Dan selama perjalan sejak lahir sampai usia hampir 6 bulan, dia jarang sakit walaupun pernah anget dan pilek 2 hari juga langsung sembuh tanpa obat-obatan.

Mulailah saya mengeksplor pengetahuan saya saat Mai akan mulai MPASI. Saya tetap berusaha memberikan terbaik buat Mai. Asi tetap jalan dan dia juga sudah mulai perlu asupan dari makan pendamping asi.

Selama dua minggu pertama saya kasih hanya buah-buahan seperti pisang ambon (#kalau di saya namanya pisang ijo, pisang raja, jeruk baby, pepaya, melon. Pupnya memang awalnya agak keras, dan Mai sampai mengejan, tapi itu tidak apa-apa, karena itu peralihan memang, yang tadinya cuman masuk cairan asi, usus lama-lama akan terbiasa dengan sendirinya. Setelah itu pup-nya biasa lagi bunda. Dua minggu berikutnya untuk sarapan Mai tetap buah. Untuk makan siang saya membuat tim sayur (dua jenis sayur) tanpa tambahan  garam, penyedap. Bumbunya saya hanya pakai bawang putih, daun salam. Itu aja Mai sangat lahap. Saat usianya mau 8 bulan, sama seperti itu cuman teksturnya lebih kasar sedikit.

Jadi intinya, untuk sarapan si Mai selalu buah, dan untuk makan siang dan sore nasi sayur tim seperti biasa. Sekarang Mai sudah 14 bulan. Begitulah bunda dan sista semua cerita tentang buah hati saya. Untuk resepnya nanti menyusul ya. Berikutnya saya akan menjelaskan apa itu foodcombining, mungkin pada tanya kok Mai kalau pagi sarapannya buah? Apa ngga apa apa? Nah semua pertanyaan itu akan terjawab nantinya di pembahasan berikutnya mengenai Food Combining, so stay tune !

Terus resep masakannya off dulu nih? Hohiooooo,,,gimana ya,,, ngga off sih cuman lagi males posting (#digetok readers), oke resep tetep jalan kok bunda and sista, cuman kali ini lebih membahas ini dulu sebagai selingan, soalnya banyak request minta resep menu mpasi yang sehat itu gimana, ada yang tnya apa resepnya Mai kok sehat bugar terus? Lah daripada aku bigung jawabnya, ya sudah saya mencoba jelaskan saya lewat blog santeaja.com ini. Semoga bermanfaat ya bunda dan bagi calon bunda. Selalu semangat!

MPASI Sehat untuk Si Buah Tercinta | admin | 4.5